Lebih lanjut, Brigjen Pol. Pasma Royce menyampaikan, dalam mendukung program Astacita Presiden RI, Polairud Polda Jatim harus terus menunjukkan eksistensinya sebagai garda terdepan Polri untuk melindungi wilayah perairan dan udara nusantara, khususnya di Jawa Timur.
Wakapolda Jatim mengatakan, wujud nyata perlindungan Polairud di implementasikan melalui upaya penjagaan wilayah perbatasan Indonesia, yang berbatasan laut dengan 10 negara.
Berbagai langkah telah dilakukan, dengan membangun sinergitas bersama kementerian dan lembaga terkait serta kepolisian negara sahabat, hingga penegakan hukum terhadap kegiatan nasional di wilayah laut Indonesia.
“Polairud terus berkontribusi dalam penanganan bencana alam yang terjadi di Indonesia, dengan menurunkan personel dan sarana prasarana yang siap siaga, untuk melakukan evakuasi korban, maupun distribusi bantuan logistik, sebagai wujud kehadiran negara ditengah-tengah masyarakat,” tandasnya.
Sepanjang tahun 2024, lanjut Wakapolda Jatim, bahwa Ditpolairud Baharkam Polri, turut mendukung penyelenggaraan operasi terpusat dan kewilayahan, untuk mengamankan berbagai ivent nasional maupun internasional.








