Pertanyaan Baru Muncul Terkait Pengamanan Kampanye Trump Saat Ditembak

  • Whatsapp
Kandidat presiden AS dari Partai Republik, Donald Trump, mengepalkan tangannya saat ia dibawa masuk ke dalam mobil sesaat setelah penembakan terjadi kepadanya dalam kampanye di Butler, Pennsylvania, pada 13 Juli 2024. (Foto: AP/Gene J. Puskar)

The Washington Post mengutip jaksa wilayah Butler County, Richard Goldinger, yang mengatakan, Dinas Rahasia “diberi tahu bahwa departemen kepolisian setempat tidak memiliki sumber daya manusia untuk membantu mengamankan bangunan tersebut.” The Post mengatakan bahwa pernyataan Goldinger telah dibenarkan oleh salah seorang petugas Dinas Rahasia yang diberi tahu soal komunikasi itu.

Dalam wawancara dengan ABC News awal pekan ini, Direktur Dinas Rahasia AS Kimberly Cheatle mengatakan bahwa “ada polisi setempat di dalam bangunan itu. Ada polisi setempat di area itu yang bertanggung jawab atas perimeter luar bangunan itu.”

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Namun pejabat penegak hukum setempat mengatakan kepada New York Times bahwa para petugas berada di dalam bangunan lain yang terletak di samping gudang itu. Goldinger mengatakan kepada surat kabar itu bahwa salah seorang polisi setempat melepaskan tembakan ke arah Crooks, yang tampaknya mengenainya, meski Dinas Rahasia mengatakan bahwa salah seorang penembak jitunya yang menembak mati Crooks.

Sebuah senjata serbu yang dibeli secara sah oleh ayah Crooks pada tahun 2013 ditemukan di dekat mayatnya di atas atap gudang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *