Empati, lanjut Bupati, bukan hanya soal menyampaikan instruksi, tetapi tentang membangun hubungan yang manusiawi dan bermakna antara pemimpin dengan bawahannya.
“Para Kepala OPD diharapkan mampu mengasah komunikasi empatik, menumbuhkan kecerdasan emosional, serta meningkatkan sensitivitas terhadap kebutuhan bawahan dan masyarakat. Empati harus menjadi landasan pelayanan publik,” tegasnya.
Bupati Subandi menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berkomitmen membangun birokrasi yang modern, adaptif, efektif, dan berorientasi hasil. Reformasi birokrasi, katanya, hanya dapat berjalan jika para pemimpin memiliki integritas. [Swd]








