Sebanyak 51 pohon yang ditanam terdiri dari berbagai jenis, antara lain mangga, nangka, sukun, trembesi, dan angsana. Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, yang akrab disapa Pak Yes, menyampaikan bahwa ruang hijau seperti Kagama memiliki peran strategis dalam menciptakan ruang publik yang sehat, nyaman, dan mendukung interaksi sosial masyarakat.
“Ruang publik seperti Kagama ini sangat dibutuhkan, apalagi di era digital yang membuat interaksi manusia kian terbatas. Ini ruang untuk kembali menyapa sesama, sesuai hakikat kita sebagai makhluk sosial,” ujar Pak Yes.
Lebih dari sekadar penanaman pohon, kegiatan ini juga menjadi momentum refleksi terhadap pergeseran sosial di era modern. Pak Yes menyoroti meningkatnya isolasi sosial di kalangan anak muda dan pentingnya perawat sebagai agen pendamping yang tidak hanya merawat fisik, tetapi juga mendampingi secara emosional.








