Diberikan pula penghargaan sebagai Pionir Pelaksana Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP) yang disandang Puskesmas Jabon. Penghargaan bagi Puskesmas lainnya berupa penghargaan Tata Kelola Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP) terbaik diberikan kepada Puskesmas Sidodadi. Diberikan juga penghargaan kepada Puskesmas Tanggulangin sebagai Penggerakan dan Manajemen Implementasi Posyandu Siklus Hidup Terbaik.
Pemkab Sidoarjo juga memberikan penghargaan kepada desa dengan dukungan terbaik dalam Implementasi Integritas Pelayanan Kesehatan Primer (ILP). Penghargaan tersebut diberikan kepada Desa Keboguyang Kecamatan Jabon. Penghargaan lainnya diberikan kepada Kader Pustu paling inovatif dalam Implementasi Integritas Pelayanan Kesehatan Primer (ILP) yang diterima Farichatul Fikriyah. Penghargaan sebagai Kader Posyandu Berprestasi juga diberikan Pemkab Sidoarjo kepada F. Dwi Meirina dan Sila Limanta.
Sementara itu Pjs. Bupati Sidoarjo Muhammad Isa Ansori membacakan sambutan Menteri Kesehatan RI Budi G. Sadikin menyampaikan bahwa keberhasilan Indonesia kembali masuk ke dalam kelompok upper middle-income country setelah terpuruk di era Covid-19 menjadi bukti bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa pejuang. Namun dimintanya untuk tidak boleh begitu saja berbangga dan lalai. Akan tetapi harus terus menantang diri menjadi lebih baik. Disampaikannya periode bonus demografi tengah dihadapi bangsa Indonesia. Periode ini terjadi hanya satu kali dalam peradaban sebuah negara.
“Kita harus bisa memanfaatkan peluang ini sebagai momentum Indonesia lolos menjadi negara berpendapatan tinggi, serta mencapai visi Indonesia Emas 2045. Dan untuk mencapai ini, dimulai tahun 2025 pertumbuhan ekonomi harus berada di kisaran 6% hingga 7%, secara berkelanjutan,”ajaknya.








