Kaltara: Provinsi Muda dengan Peran Strategis Sebagai provinsi yang baru diresmikan pada tahun 2012, Kaltara terus bertransformasi menjadi wilayah yang tangguh dan strategis. Dengan luas lebih dari 75 ribu km², provinsi ini berbatasan langsung dengan Sabah dan Sarawak, Malaysia, yang menjadikannya kawasan dengan tantangan sekaligus peluang besar di sektor pertahanan, keamanan, dan ekonomi.
Bustan menjelaskan bahwa keberadaan perbatasan membawa dua sisi—di satu sisi terdapat permasalahan keterpencilan, keamanan lintas batas, serta infrastruktur yang masih perlu ditingkatkan. Namun, di sisi lain, Kaltara memiliki potensi besar dalam geopolitik, geostrategi, dan geoekonomi, yang dapat dikembangkan untuk kepentingan nasional.
Pemprov Kaltara terus mendorong pembangunan di kawasan perbatasan agar tidak tertinggal, tetapi justru menjadi beranda depan yang berdaya saing tinggi. Salah satu langkah nyata adalah pengembangan Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) di Tanah Kuning – Mangkupadi, Kabupaten Bulungan, yang diharapkan menjadi pilar ekonomi masa depan.








