Ia menambahkan, data yang valid akan meningkatkan efisiensi perencanaan sekaligus efektivitas penganggaran. “Dengan fondasi data yang kuat, pembangunan bisa lebih terarah dan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Pelaksanaan verval melibatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Tuban, mulai dari pegawai OPD, guru, hingga tenaga kesehatan. Mereka diterjunkan langsung ke lapangan dengan metode door to door, mendatangi setiap rumah tangga sesuai prosedur yang telah ditetapkan.
Meski melibatkan ribuan ASN, Pemkab memastikan pelayanan publik tetap berjalan normal. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung mulai 26 Maret hingga 20 April 2026 dengan sistem pembagian waktu yang proporsional.








