Fenny juga mengungkapkan bahwa ada 31 rumah sakit yang tersebar di Kabupaten Sidoarjo. Keberadaan rumah sakit tersebut memiliki peran penting dalam pencapaian UHC/ Universal Health Coverage. Dari data terakhir per Mei 2025, capaian keaktifan peserta JKN-KIS Kabupaten Sidoarjo sudah 76,63%. Capaian UHC tersebut bukti komitmen pemerintah Kabupaten Sidoarjo memberikan jaminan kesehatan yang adil dan merata kepada masyarakat Sidoarjo.
“Kabupaten Sidoarjo telah berkomitmen untuk UHC non cut off walaupun saat ini masih 70 persen lebih tapi kami akan terus berusaha mencukupinya menjadi 80 persen,”ucapnya.
Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak juga menyampaikan apresiasinya yang tinggi terhadap keberadaan RSU Assakinah Medika PCM Sepanjang. Menurutnya kehadiran rumah sakit Assakinah Medika akan menjawab kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan yang semakin baik. Dikatakannya kesadaran masyarakat untuk berobat saat ini semakin tinggi. Begitu pula dengan tantangan kesehatan masyarakat yang saat ini juga semakin beragam dan komplek. Berbagai permasalahan penyakit terus bermunculan yang membutuhkan penanganan yang lebih baik.








