“Jika tidak segera ditangani, banjir akan semakin parah setiap tahunnya,” tambah Subandi.
Ia menargetkan revitalisasi sungai yang mencakup wilayah dari Sepanjang hingga Tambaksawah, dengan harapan dapat mengurangi risiko banjir secara bertahap.
“Ini adalah tantangan besar, tetapi saya yakin dengan sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pihak terkait, kita bisa menurunkan risiko banjir,” ungkapnya optimis.
Sementara itu, Kepala BBWS Brantas, Hendra Ahyadi, menyampaikan bahwa pihaknya sedang melakukan koordinasi intensif dengan Pemkab Sidoarjo untuk menangani revitalisasi sungai dan penertiban bangunan liar.








