“Untuk itu kepada narasumber hadir disini yang berkompeten dibidangnya di harapkan banyak menularkan ilmunya sehingga nanti kami yang ada di Sidoarjo ini bisa berlari menuju pencapaian yang diharapkan, mungkin secara cakupannya sudah ke seratus sekian persennya tapi barangkali ada yang bisa diperbaiki lagi mungkin dari sisi mutunya sehingga kasus-kasus pneumonia dan diare ini bisa kita tekan”, tambahnya
Pada kesempatan ini juga diajarkan bagaimana cara mencatat secara manual ataupun mencatat dalam aplikasi agar pencatatan pemberian imunisasi bisa terintegrasi dengan baik.
“kepada teman-teman yang ada di puskesmas diharapkan bisa menyampaikan, mensosialisasikan pada masyarakat di wilayah masing-masing agar imunisasi ini lebih dikenal masyarakat, Pnemonia serta diare pada bayi dan balita bisa dicegah dan target maksimal bisa diraih”,pungkasnya. [Difosda/SWD]








