“Di Kabupaten Sidoarjo upaya pencegahan stunting sudah menjadi prioritas utama. Banyak program telah kami jalankan, mulai dari peningkatan pelayanan kesehatan ibu dan anak, penyediaan makanan tambahan bergizi, perbaikan sanitasi lingkungan, hingga penguatan edukasi kepada masyarakat
Dan program-program tersebut tidak akan berhasil maksimal tanpa adanya dukungan dan peran aktif dari seluruh elemen masyarakat,”katanya
Untuk itu peran Muslimat NU sangat besar dan strategis. Muslimat NU adalah organisasi perempuan yang memiliki jaringan kuat hingga tingkat desa. Anggota dan kader Muslimat sehari-hari bersentuhan langsung dengan keluarga, ibu-ibu muda, calon pengantin, ibu hamil, hingga balita. Artinya, Muslimat memiliki peran penting sebagai motor penggerak edukasi sekaligus teladan dalam penerapan pola hidup sehat dan pola asuh yang baik.
“Saya ingin memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Muslimat NU Kabupaten Sidoarjo yang terus konsisten bergerak, mendampingi masyarakat, serta menjadi mitra pemerintah dalam upaya menurunkan angka stunting. Kehadiran Muslimat di tengah masyarakat bukan hanya sebagai organisasi keagamaan, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial yang nyata,”ucapnya
Pada kesempatan ini plt kepala Dinas Kesehatan memperkenalkan prinsip ABCDE pencegahan stunting yaitu :








