“Santunan diberikan dalam suasana penuh kebersamaan dan harapan agar dapat memberikan manfaat serta semangat bagi para penerima,” ujarnya.
Selain itu, sekolah juga memberikan bantuan sosial kepada siswa dari keluarga kurang mampu yang berpotensi mengalami putus sekolah. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan agar para siswa tetap memiliki kesempatan dan semangat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Melalui kegiatan itu, pihak sekolah berharap dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus memberikan motivasi kepada siswa agar terus meraih cita-cita mereka.
Tak hanya itu, siswa bersama para guru juga melaksanakan kerja bakti membersihkan musholla di sekitar lingkungan sekolah. Kegiatan tersebut meliputi pembersihan area dalam dan luar musholla, merapikan fasilitas ibadah, hingga menciptakan suasana yang bersih dan nyaman bagi masyarakat dalam beribadah.
Kegiatan kerja bakti tersebut sekaligus menjadi sarana pembelajaran karakter bagi siswa melalui penanaman nilai gotong royong, kepedulian lingkungan, dan kebersamaan.








