Abdul beralasan, kelompok pelajar tersebut menolak pemakzulan presiden karena dinilai sudah ada Undang-Undang yang mengatur.
Jadi tidak seharusnya kita mengintimidasi presiden seperti sekarang ini yang sedang panas,” ucapnya.
Abdul mengaku, aksi pelajar tersebut mendapat dukungan positif dari rekan-rekan mahasiswa lainnya. Mereka pun sepakat untuk menggelar aksi unjuk rasa bersama di gedung DPR/MPR RI.








