Setiap hari, warga sekitar maupun yang mengunjungi dapat merasakan sensasi memetik sawi langsung dari kebunnya.
Mereka dapat belajar cara budidaya sayuran, mengenal manfaat tanaman bergizi, hingga membeli hasil panen segar dengan harga terjangkau.
Inisiatif ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa ketahanan pangan tidak hanya sebatas upaya memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga mampu membuka peluang wisata edukasi yang bermanfaat.
Kehadiran pasar tangguh petik sawi ini semakin memperkuat kebersamaan warga, meningkatkan ekonomi lokal, dan mewujudkan ketahanan pangan mandiri di tengah masyarakat.
“Terimakasih ini berkat binaan Pak Bhabin di sini,” ujar Samsul pemilik lahan, Sabtu (28/6).








