Pejabat Kesehatan Palestina: Serangan Israel Tewaskan 30 Orang di Gaza

  • Whatsapp
Seorang pemuda mengumpulkan barang-barang dari puing-puing bangunan yang runtuh akibat serangan Israel di Deir el-Balah, yang terletak di tengah Jalur Gaza, 5 November 2024. (Foto: AFP)

“Lebih jauh lagi, rekan-rekan kemanusiaan hanya dapat mengakses daerah-daerah perbatasan ini melalui rute yang sangat berbahaya,” kata juru bicara PBB, Stephane Dujarric. “Penggunaan sebagian besar jalan yang mengarah ke titik-titik masuk ini telah dilarang oleh pihak berwenang Israel atau dianggap tidak aman karena permusuhan yang sedang berlangsung.”

Ia mengatakan bahwa rute yang tersedia sering kali dalam kondisi yang buruk dan rawan penjarahan oleh orang-orang bersenjata.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Seorang tentara Israel mengintip menggunakan teropong senapan ke arah Lebanon selatan dari Israel, di tengah ketegangan antara Hizbullah dan pasukan Israel, 4 November 2024. (Foto: Reuters)
Seorang tentara Israel mengintip menggunakan teropong senapan ke arah Lebanon selatan dari Israel, di tengah ketegangan antara Hizbullah dan pasukan Israel, 4 November 2024. (Foto: Reuters)

PBB juga sedang dalam tahap akhir kampanye vaksinasi polio besar-besaran di Gaza, di mana penyakit ini telah terdeteksi dalam air limbah. Peeperkorn mengatakan tujuannya adalah memvaksinasi hampir 600.000 anak di bawah usia 10 tahun di seluruh wilayah tersebut. Mereka telah mencakup lebih dari 95% di Gaza selatan dan tengah, dan dalam dua hari pertama vaksinasi di Gaza utara mencapai hampir 95.000 anak atau sekitar 79% dari target mereka.

Lebih dari setahun yang lalu, militan Hamas menewaskan 1.200 orang dan menangkap sekitar 250 sandera dalam serangan 7 Oktober terhadap Israel yang memicu perang saat ini. Israel mengatakan bahwa mereka yakin Hamas masih menahan 101 sandera, termasuk 35 orang yang menurut militer telah tewas.

Serangan balasan Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 43.300 warga Palestina, menurut kementerian kesehatan yang dikelola Hamas di wilayah itu, yang tidak membedakan antara kombatan dan warga sipil dalam penghitungannya.

Hamas dan Hizbullah telah ditetapkan sebagai kelompok teror oleh Amerika Serikat dan negara-negara Barat lainnya. [Red]#VOA