Pak Yes Turun Tangan! Banjir Bengawan Jero Disambut Beras, Diserang Kritik

  • Whatsapp

Bupati Yuhronur menegaskan koordinasi intensif dengan BMKG Jawa Timur untuk melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

“Kami berupaya menekan curah hujan agar genangan tidak semakin tinggi. Optimalisasi pompa berjalan, dan audit infrastruktur akan segera dilakukan untuk pemulihan pascabanjir,” ujarnya.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Meski langkah Pemkab terlihat masif, sejumlah pengamat menilai aksi turun lapangan pimpinan daerah cenderung bernuansa seremonial.

  • Kuratif vs Preventif: Bantuan sembako dianggap hanya menyentuh kebutuhan konsumsi, sementara normalisasi Bengawan Jero yang dangkal belum terealisasi.
  • Efektivitas Anggaran: OMC dinilai berbiaya tinggi dan hanya memberi hasil sementara jika sistem drainase makro tidak diperbaiki.
  • Narasi Politik: Kehadiran pejabat di lokasi bencana dikritik sebagai pencitraan politik, bukan fokus pada pembangunan sistem peringatan dini.

Di tengah silang pendapat, bagi warga yang rumahnya terendam, bantuan beras 32 ton tetap menjadi penyambung hidup. Tantangan bagi Pemkab Lamongan kini adalah membuktikan bahwa janji pemulihan pascabanjir bukan sekadar retorika, melainkan langkah nyata menuju Lamongan bebas banjir di masa depan. [NH]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *