“Tes urine ini tidak hanya sopir utama, tes urine juga dilakukan kepada sopir cadangan,” kata AKBP Suharsono.
Lebih jauh disampaikan, dari 30 orang sopir yang sudah menjalani tes urine, tidak ada indakasi positif Narkoba.
“Sampai 30 orang ini masih belum ditemukan yang positif menggunakan sabu atau hasil tes urine nya positif,” terang AKBP Suharsono.
Ia menghimbau kepada para sopir bus untuk berhati hati pada saat mengemudi dan tidak menggunakan sabu atau obat keras berbahaya lainnya.








