Kombes Pol Komarudin menjelaskan, kenaikan tersebut fluktuatif setiap hari sesuai data laporan dari masing – masing satuan wilayah.
Sementara untuk tingkat fatalitas korban meninggal dunia yang awalnya cukup tinggi, dengan Operasi Patuh Semeru 2024 juga menunjukan angka penurunan.
Ditambahkan oleh Dirlantas Polda Jatim, pelaksanaan operasi patuh kurun waktu 14 hari terjadi 662 kasus kecelakaan atau turun sebanyak 27 persen dari pelaksanaan operasi di tahun 2023.
Kemudian korban meninggal dunia tercatat 18 orang turun 67 persen dibandingkan dengan tahun 2023, luka berat sama dan luka ringan turun sebanyak 21 persen sebanyak 1.012 orang,
“Iya aangka pelanggaran maupun kecelakaan menurun dibanding operasi tahun lalu,” ungkap Kombes Komarudin.
Capaian tersebut lanjut Kombes Pol Komarudin berseiring dengan dampak dari sosialisasi secara intens yang sering diberikan oleh Polisi.
Tidak hanya di jalan, namun juga ke sekolah-sekolah agar memberikan pemahaman sejak dini bangku sekolah terkait tertib berlalu lintas.
“Kita tanamkan budaya tertib kepada Masyarakat,karena memang tidak ada satupun kecelakaan tanpa didahului oleh pelanggaran,”tegas Kombes Komarudin.








