Oleh karenanya, kekuatan personel yang disiapkan oleh Polres Lumajang tidak hanya akan difokuskan untuk mengamankan kantor penyelenggara pilkada seperti KPU dan Bawaslu, tetapi juga untuk patroli dan pengamanan di 1.615 TPS yang tersebar di wilayah Kabupaten Lumajang.
“Nanti kita sebar baik ke TPS kurang rawan, TPS rawan dan TPS sangat rawan,” jelas AKBP Rofik.
Polres Lumajang bersama Forkopimda berkomitmen untuk terus bekerja keras guna menjamin penyelenggaraan Pilkada tahun 2024 agar dapat berjalan dengan aman, lancar, dan damai.
Kapolres Lumajang ini juga mengaku telah memetakan berbagai potensi kerawanan untuk dilakukan upaya penanganan secara profesional dan berkelanjutan.
“Kami tetap aksn perkuat solidaritas dan sinergitas TNI dan Polri, jaga netralitas, kedepankan langkah proaktif dengan mengoptimalkan deteksi dini dan gelorakan deklarasi pilkada damai serta lakukan penegakan hukum secara profesional dan proporsional,” pungkasnya. [Red/Yud]








