Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, menegaskan bahwa rekayasa lalu lintas dilakukan dengan penyesuaian durasi lampu, bukan penutupan jalan. “Tidak ada penutupan jalur. Kami hanya melakukan pengaturan sementara melalui setting ulang traffic light agar sesuai dengan kondisi di lapangan,” jelasnya.
Langkah tersebut diambil menyusul tren peningkatan kendaraan, baik dari pemudik yang kembali ke daerah asal maupun warga yang melakukan tradisi silaturahmi. Hingga Senin sore, arus kendaraan dari arah timur (Surabaya/Gresik) menuju barat (Babat/Tuban) maupun sebaliknya terpantau ramai lancar, didominasi mobil pribadi.








