Peristiwa itu segera menyebar dari mulut ke mulut, menimbulkan kecemasan di kalangan masyarakat. Bagi banyak orang, Boim bukan sekadar aktivis. Ia adalah simbol keberanian, sosok yang berani bersuara ketika banyak memilih diam. Dugaan penembakan ini pun dianggap sebagai ancaman terhadap kebebasan bersuara dan perjuangan sosial.
Meski nyawanya terancam, Boim tetap menunjukkan keteguhan hati. “Saya tidak akan berhenti membela rakyat kecil,” katanya. Sikap ini membuat publik semakin menaruh hormat sekaligus khawatir akan keselamatan para pegiat sosial di Pekalongan.








