“Masuknya Ngawi Batik Fashion ke dalam KEN 2025 membuka peluang promosi yang lebih luas. Ini bukan hanya soal event, tapi tentang bagaimana kita mengangkat potensi lokal ke panggung nasional,” ujar Ony.
Ia juga optimis batik khas Ngawi mampu bersaing secara fashion meski daerahnya tidak memiliki latar historis kerajaan seperti daerah lain. Menurutnya, kekuatan batik Ngawi terletak pada keberanian motif dan kreativitas desainer muda.
“Kesadaran mencintai batik harus tumbuh dari masyarakat, terutama generasi muda. Ketika batik dikenakan dengan bangga, maka nilai budaya ikut terangkat,” tambahnya.








