“Selamat datang para peserta yang datang dari luar daerah ada Surabaya, Blitar, Blora, dan lainnya yang datang jauh-jauh ke Lamongan. Semoga kedatangan jenengan berkesan semuanya, berkesan dengan orang-orangnya, maupun kulinernya nanti bisa dicoba kuliner-kuliner ada nasi boran, soto, pecel lele yang pasti enak,” ucap Pak Yes.
Dikatakan Kiat Tarto selaku ketua panitia lomba nebang macapat bupati cup, lirik-lirik tembang merupakan garapan asli PB Wilwatikta. Sementara dalam perlombaan para peserta dapat melantun dua tembang yang menjadi tembang wajib dan tembang pilihan untuk ditampilkan
“Lirik tembang yang ditentukan panitia penyelenggara ini merupakan hasil karya sendiri dari Paguyuban Wilwatikta baik tembang yang wajib maupun tembang pilihan dan semuanya sudah tertera dalam juknis yang tersebar,” ungkapnya. [CAS]








