Pada bidang pendidikan, Ia akan menggratiskan tanpa syarat kepada siswa siswi untuk bersekolah. Selain itu, untuk guru ngaji akan mendapatkan penghasilan UMR (upah minimum regional ) yang akan dibayarkan pemerintah daerah.
“Gratis tis titik tak pakai koma,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (17/5/2024).
Ia juga akan memberikan upah setara dengan UMR bagi perangkat desa, serta memperbaiki birokrasi yang berintegritas dan kompeten demi kemajuan Kabupaten Pemalang.
Sedang di bidang pertanian, terutama dalam peningkatan hasil panen dan pendapatan petani, seperti melalui Farming Integrati.
Ndoro Nur juga berfokus pada pengelolaan sampah, dengan menciptakan alat pengelolaan sampah bernama Ndoro Biotech. Dimana alat ini otomatis memilah sampah dan menghasilkan energi terbarukan berupa Refuse Derived Fuel (RDF) sekaligus pupuk kompos.
Dalam bidang perikanan, Ndoro Nur juga akan memberikan perhatian khusus terhadap petani tambak di wilayah pesisir, dengan fokus pada peningkatan produksi ikan dan kesehatan bibit ikan. Selain itu, ia juga memiliki rencana untuk mengembangkan usaha pengolahan air laut menjadi garam berkualitas tinggi melalui teknologi Ndoro SeaTech.
Dengan visi dan program-program inovatifnya, Ndoro Nur diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat Pemalang dan menciptakan kesejahteraan yang berkelanjutan.








