SIDOARJO | DN – Semangat berbagi dan kepedulian sosial mewarnai peringatan bulan Muharram 1448 Hijriah di Desa Kebaron, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo. Melalui kegiatan santunan anak yatim, Yayasan Bumi Damai Nusantara Al-Kubro mengajak masyarakat untuk memperkuat nilai kebersamaan dan empati terhadap sesama, khususnya kepada anak-anak yang membutuhkan perhatian lebih.
Kegiatan yang digelar pada Jumat malam (19/6/2026) tersebut diikuti oleh 22 anak yatim dari lingkungan sekitar. Mereka menerima bantuan berupa santunan dan bingkisan yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pendidikan maupun kebutuhan sehari-hari.
Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Sejumlah tokoh agama, perangkat desa, pengurus yayasan, serta warga setempat turut hadir memberikan dukungan dan motivasi kepada para penerima manfaat.
Ketua Yayasan Bumi Damai Nusantara Al-Kubro, Ustadz H. Moh. Anas Al-Ayyubi, mengatakan bahwa Muharram merupakan waktu yang tepat untuk meningkatkan kepedulian sosial. Menurutnya, perhatian terhadap anak yatim tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata, tetapi harus diwujudkan melalui pendampingan yang berkelanjutan.
“Bulan Muharram mengajarkan kita untuk lebih peduli kepada sesama. Anak-anak yatim adalah bagian dari tanggung jawab bersama yang harus kita jaga dan dampingi agar mereka memiliki masa depan yang lebih baik,” ujarnya dalam sambutan.
Ia menambahkan, yayasan berupaya menjadikan program santunan sebagai agenda rutin yang tidak hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga membangun semangat dan kepercayaan diri anak-anak yatim agar terus berprestasi.
Prosesi penyerahan santunan menjadi momen yang paling menyentuh dalam kegiatan tersebut. Satu per satu anak yatim menerima bantuan dengan wajah penuh kebahagiaan. Kehadiran para donatur dan masyarakat yang memberikan dukungan turut menambah semarak suasana.
Salah seorang penerima santunan, Jihan, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh yayasan. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan karena memberikan manfaat besar bagi dirinya dan anak-anak yatim lainnya.
“Terima kasih kepada semua yang telah peduli kepada kami. Bantuan ini sangat membantu dan membuat kami merasa diperhatikan,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin tokoh agama setempat. Doa dipanjatkan untuk keselamatan bangsa, kesehatan para donatur, serta masa depan yang cerah bagi seluruh anak yatim yang hadir.
Melalui kegiatan tersebut, Yayasan Bumi Damai Nusantara Al-Kubro menunjukkan bahwa semangat Muharram bukan hanya tentang peringatan pergantian tahun Hijriah, melainkan juga momentum untuk memperkuat nilai kemanusiaan, menumbuhkan kepedulian sosial, dan menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan. [SWD]








