Mobil Parkir Mendadak Melaju Kencang, Empat Siswa MTsN Bojonegoro Dirawat Intensif

  • Whatsapp

BOJONEGORO | DN – Insiden kecelakaan terjadi di lingkungan sekolah MTsN 1 Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Jumat (1/5/2026) pagi. Sebuah mobil minibus Toyota Avanza yang semula terparkir mendadak melaju dan menabrak sejumlah siswa yang sedang beraktivitas di lapangan sekolah.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB di halaman sekolah yang berada di Jalan Monginsidi, Bojonegoro. Saat kejadian, para siswa tengah mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Pramuka dan sedang beristirahat di lapangan. Karena berlangsung tiba-tiba, para siswa tidak sempat menghindar.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Salah satu guru MTsN 1 Bojonegoro, Juri, menjelaskan bahwa mobil Avanza tersebut awalnya dalam kondisi parkir di area sekolah. Namun, secara mendadak kendaraan itu melaju dengan kecepatan cukup tinggi ke arah lapangan tempat siswa berkumpul.

“Total ada tujuh siswa yang mengalami luka-luka. Lima di antaranya langsung kami evakuasi ke rumah sakit,” ujar Juri.

Lima korban diketahui dilarikan ke RS Bhayangkara Bojonegoro untuk mendapatkan perawatan medis. Akibat benturan keras, beberapa siswa mengalami cedera serius, termasuk cedera tulang. Hingga Jumat siang, empat siswa masih menjalani perawatan intensif.

“Empat siswa kondisinya masih dirawat intensif. Kami menunggu hasil pemeriksaan lanjutan dari tim medis,” tambahnya.

Diketahui, mobil Avanza tersebut merupakan milik seorang kontraktor yang sedang mengerjakan proyek pembangunan gedung Program PHTC di lingkungan sekolah. Pihak sekolah saat ini terus berkoordinasi dengan keluarga korban serta memastikan seluruh siswa mendapatkan pendampingan.

Sementara itu, aparat kepolisian dari Polres Bojonegoro masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.

“Kasus ini masih dalam proses pendalaman oleh tim Reskrim,” kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro, Ipda Septian Nur Pratama.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih mengumpulkan keterangan saksi serta melakukan olah tempat kejadian perkara guna memastikan unsur kelalaian dalam insiden tersebut. [J2]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *