“Maka dari itu, hari ini kita gelar pasukan beserta peralatan pendukungnya. Tujuannya, agar dibangun kewaspadaan, mitigasi dan kesiapsiagaan darurat bencana dari berbagai elemen,” urainya.
Selain TNI-Polri, yang terlibat secara langsung dalam penanganan bencana antara lain BPBD, Dinsos, PMI, Tagana, Dinas PU SDA dan PLN.
Untuk personel maupun pasukan yang disiapkan mengantisipasi bencana, masing-masing instansi sebanyak satu peleton. “Untuk hari ini yang terlibat dalam apel sebanyak 100 orang,” sebutnya.
Ia menyebut, wilayah selatan yang menjadi daerah rawan Bencana. “Salah satunya adalah Kecamatan Mojo yang rawan terjadi tanah longsor,” pungkasnya. [YUD]







