Lebih lanjut Menteri PAN-RB menjelaskan bahwa MPP Ngawi lahir sebagai salah satu model intervensi dan terobosan Pemerintah Kabupaten Ngawi dalam menjawab berbagai kebutuhan masyarakat atas pelayanan publik yang lebih modern, efisien, dan profesional.
“Pelayan publik sekarang telah diintegrasikan dalam sebuah sistem online dengan menyatukan seluruh jenis pelayanan yang ada di sebuah pemerintah daerah ke dalam satu tempat,” jelasnya.
Mantan Bupati Kabupaten Banyuwangi itu juga menegaskan kedepannya sistem layanan publik akan dilaksanakan secara online. Hal itu guna mempercepat dan memudahkan masyarakat dalam
Sementara itu Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono yang mendampingi Menteri PAN-RB menjelaskan awal soft launching, Mall Pelayanan Publik Ngawi hanya ditempati 20 instansi dengan 60 jenis pelayanan. Namun, berkat koordinasi dengan lintas sektor kini telah bergabung 39 instansi, baik dari Pemerintah Kabupaten Ngawi maupun instansi vertikal dengan 152 layanan.








