Menanggapi dukungan tersebut, Bang Alun memilih untuk tetap rendah hati. Ia menekankan bahwa Musda bukan ajang perebutan kekuasaan, melainkan momentum konsolidasi dan penyatuan visi pemuda Sulsel.
“Saya melihat Musda sebagai ruang konsolidasi, bukan kompetisi. KNPI harus menjadi rumah besar yang melahirkan karya, bukan sekadar simbol,” ujar Bang Alun.
Ia juga menegaskan pentingnya peran pemuda sebagai agen perubahan yang solutif.
“Pemuda hari ini harus hadir dengan solusi, bukan hanya wacana. Itulah semangat yang ingin saya bawa ke KNPI Sulsel,” tambahnya.
Dengan rekam jejak yang kuat, pendekatan yang terbuka, dan komitmen terhadap pembangunan pemuda, Bang Alun kini menjadi salah satu kandidat yang diperhitungkan dalam Musda KNPI Sulsel 2025. Banyak pihak meyakini, jika diberi amanah, ia mampu membawa KNPI Sulsel menuju arah yang lebih progresif dan berdampak nyata.[D’kawang]








