Pada kesempatan tersebut, Mas Lindra mengungkapkan bahwa Pemkab Tuban sedang mempersiapkan 10-20 ribu tenaga kerja untuk tahun 2026. Hal ini sejalan dengan arahan Gubernur Jawa Timur yang menargetkan peningkatan kesiapan sumber daya manusia guna menghadapi arus investasi yang semakin deras.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Tuban, Rohman Ubaid, menilai bahwa forum seperti ini memiliki peran penting dalam menjaga keharmonisan hubungan industrial. Ia berharap komunikasi yang intensif antara Pemkab, pengusaha, dan pekerja akan berdampak positif terhadap kesejahteraan tenaga kerja dan produktivitas perusahaan.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Tuban, Duraji, mengapresiasi perhatian yang diberikan oleh Pemkab Tuban kepada para pekerja. Ia menegaskan bahwa kolaborasi yang erat antara serikat pekerja dan pemerintah akan membantu dalam menyusun kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat.








