Kepala BKPSDM Tuban, Fien Roekmini Koesnawangsih, menegaskan bahwa seluruh layanan pensiun diberikan secara gratis. Ia juga mengingatkan bahwa meski SK telah diterima, para ASN tetap berkewajiban menjalankan tugas hingga tanggal efektif pensiun.
“Kami ingin memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal hingga hari terakhir masa kerja ASN,” ujarnya.
Mas Bupati Tuban hadir langsung untuk menyerahkan SK dan menyampaikan apresiasi atas pengabdian para ASN. Ia menyebut bahwa nilai sejati pengabdian tidak berhenti pada jabatan, melainkan pada legacy yang ditinggalkan.
“Terima kasih atas dedikasi Bapak Ibu. Semoga silaturahmi tetap terjaga dan kontribusi terus berlanjut, meski sudah purna tugas,” ucapnya.
Dalam sambutannya, Mas Bupati juga menyampaikan pesan pribadi yang menyentuh hati.
“Kalau kita dikritik, bersyukurlah. Itu tanda masih ada harapan yang harus diperjuangkan. Mari doakan Tuban agar semakin maju dan disegani,” tambahnya.
Mewakili ASN purna tugas, Aguk Waluyo Raharjo menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian Pemkab Tuban. Ia mengenang masa pengabdiannya selama 33 tahun 8 bulan sebagai perjalanan penuh dinamika.
“Mas Bupati membawa energi baru. Kami merasa 10 tahun lebih muda dan harus berlari kencang demi Tuban. Semoga setelah purna, kami tetap bisa memberi manfaat,” tuturnya.
Acara ini menjadi bukti bahwa sinergi antara Pemkab dan ASN tidak berhenti pada masa tugas, melainkan terus berlanjut sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Tuban.








