Ribuan bibit pohon buah-buahan yang siap ditanam pada hari itu mencakup berbagai jenis yang cocok dengan kondisi lahan dan iklim Kabupaten Grobogan, antara lain mangga, alpukat, klengkeng, durian, matoa, nangka madu, kelapa, serta beberapa jenis pohon buah lokal lainnya yang memiliki potensi ekonomi tinggi. Setiap bibit pohon telah melalui proses seleksi yang cermat oleh tim teknis dari Perhutani untuk memastikan kesesuaian dengan kondisi tanah dan lingkungan sekitar RPH Pepe.
Dalam pelaksanaannya, seluruh peserta yang terdiri dari pengurus Laskar Merah Putih dari tingkat provinsi hingga tingkat kabupaten/kota se-Jawa Tengah, serta perwakilan dari BKPH Monggot KPH Gundih, bekerja sama dengan antusiasme yang tinggi. Mulai dari membajak lahan, membuat lubang tanam, menanam bibit, hingga memberikan pupuk dan penyiraman awal dilakukan secara terkoordinasi dan penuh kebersamaan. Suasana kekeluargaan terasa sangat kental saat seluruh peserta saling membantu dan berbagi cerita sepanjang proses penanaman berlangsung.
Lokasi kegiatan yang dipilih, yaitu RPH Pepe di BKPH Monggot, memiliki makna khusus karena merupakan lahan bekas tebangan pohon sengon yang dikelola langsung oleh Perhutani KPH Gundih. Asper Monggot Angeng, perwakilan dari BKPH Monggot, menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah yang dilakukan oleh Laskar Merah Putih Provinsi Jawa Tengah. “Kami dengan senang hati memberikan dukungan lahan untuk kegiatan ini, dan berharap bahwa kedepan kita dapat menjalin kerjasama yang lebih erat lagi,” ucapnya.
Ia juga mengungkapkan harapan bersama terkait perkembangan tanaman buah yang akan ditanam. “Jika nantinya tanaman buah ini tumbuh dengan baik dan menghasilkan hasil yang optimal, kita berharap dapat mengembangkan model kerjasama yang menguntungkan kedua belah pihak – baik untuk Laskar Merah Putih yang dapat memperoleh penghasilan dari hasil panen, maupun untuk Perhutani dalam rangka pengelolaan lahan yang lebih produktif dan berkelanjutan,” jelas Asper Monggot Angeng dengan optimis.








