Sementara itu, Haji Abdul Azis Munif dalam tausiyahnya menyampaikan bahwa saat ini mental dan iman yang kuat harus menjadi benteng dalam pribadi masing-masing. Karena pada saat ini banyak hasutan dan ajakan yang negatif. Banyak orang yang ingin menang sendiri dalam mencapai tujuannya. Dengan iman yang kuat, manusia akan mampu membentengi diri dari perbuatan-perbuatan yang tercela. Dengan mental yang kuat, manusia tidak mudah tergoyahkan oleh hasutan.
“Selain itu, kita juga harus membentengi diri dengan akhlak yang mulia karena dengan akhlak yang mulia mampu membawa manusia berjalan menuju kebenaran tanpa harus mempunyai sifat hasud, adu domba, serta mencela,” katanya.
Setelah doa bersama, malam tasyakuran ini ditutup dengan pemotongan tumpeng sebagai tanda rasa syukur atas berkah kemerdekaan bagi seluruh bangsa Indonesia, khususnya bagi masyarakat Sidoarjo. [SWD]








