Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa lonjakan penumpang telah terlihat sejak 9 Mei dan diprediksi akan berlanjut hingga 13 Mei 2025. Data mencatat bahwa selama periode tersebut, total pengguna jasa kereta api yang dilayani Stasiun Babat mencapai 3 ribuan orang lebih.
Kondisi ini menunjukkan bahwa masyarakat masih menjadikan kereta api sebagai moda transportasi utama saat libur panjang. Selain faktor kenyamanan, pilihan ini juga didukung oleh kemudahan akses transportasi dari dan ke Stasiun Lamongan.
Menghadapi lonjakan penumpang ini, PT KAI Daop 8 Surabaya telah menyiapkan langkah-langkah untuk memastikan operasional tetap berjalan lancar. Pelayanan dan fasilitas di stasiun ditingkatkan guna memberikan kenyamanan maksimal bagi para pengguna.








