“Kami menganggap Rusia sebagai sahabat yang luar biasa, dan saya ingin terus mempertahankan dan meningkatkan hubungan ini,” kata Prabowo kepada Presiden Rusia Vladimir Putin.
Duta besar Rusia untuk Indonesia, Sergey Tolchenov, pada Senin mengatakan bahwa latihan itu tidak ditujukan pada negara mana pun dan dapat “menjamin keamanan dan stabilitas di kawasan,” lapor kantor berita Reuters.
Di luar Rusia, pemerintah juga ingin memperdalam kerja sama pertahanan dengan negara-negara lain, termasuk AS dan China. Pada Agustus lalu, sebelum berpartisipasi dalam latihan multinasional pimpinan AS, Super Garuda Shield, Indonesia dan China sepakat untuk memulai kembali latihan militer gabungan setelah penangguhan selama sembilan tahun. [Red]#VOA








