Lebih jauh, gelar doktor di bidang Pendidikan Agama Islam (PAI) yang diraih Muhlisin Mufa dinilai akan memperkuat kebijakan moderasi beragama di tingkat akar rumput. Wawasan akademik yang diperoleh diharapkan mampu memperkaya pendekatan pembinaan umat yang inklusif dan solutif terhadap tantangan zaman.
Sejumlah organisasi mitra Kemenag turut menilai pencapaian ini sebagai simbol kemajuan intelektual birokrasi di Lamongan. “Pencapaian Dr. Muhlisin Mufa adalah kebanggaan bagi warga Lamongan. Sinergi antara pemerintah daerah dan Kemenag tentu akan semakin solid dengan dipimpin oleh sosok akademisi sekaligus praktisi,” ungkap salah satu tokoh ormas keagamaan.








