Klarifikasi Kepsek SMPN 2 Widang Terkait Dugaan Kekerasan Psikologis Siswa Yang Tidak Naik Kelas

  • Whatsapp

Selanjutnya Abdul Rakhmat juga mempersilahkan tim media ini untuk menemui Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 2 Widang Tuban agar lebih jelas. “Monggo untuk lebih jelasnya bisa langsung ke kepala sekolah, beliau terbuka akan menjelaskannya, yang jelas yang disampaikan itu secara umum tidak menyebut nama atau orang tertentu”. Ungkap Kadis Pendidikan Kabupaten Tuban.

Dengan bekal penjelasan yang ada tim media ini selanjutnya pada Jumat, 26 Juli 24 datang ke SMPN 2 Widang guna mengklarifikasi permasalahan yang sebenarnya agar berimbang dan dapat menjawab permasalahan yang sebenarnya.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Sekitar pukul 09.30 WIB. tim media ini diterima langsung oleh Marjani Kepsek SMPN 2 Widang dan langsung membawanya ke ruang tamu. Untuk selanjutnya tim menyampaikan maksud kedatangannya terkait adanya persoalan tentang siswa dan untuk membuka ruang jawab pada pemberitaan sebelumnya.

Dengan gamblang Marjani menjelaskan terkait siswa didiknya yang tidak naik kelas itu, persis seperti penjelasn yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban, yakni terkait permasalahan ketidakhadiran siswa dalam satu semester mencapai 80 hari, sedang batas maksimal ketidak hadiran hanya 24 hari. Selain itu juga jika sering tidak masuk dan tidak mengerjakan tugas hal itu sudah sering ditegur dan diingatkan para guru.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *