NGAWI | DN – Di balik ketegasannya melayani masyarakat sebagai penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), tersimpan ketangguhan seorang juara di atas matras pencak silat. Dialah Bripda Dyah Putriayu Diana, Polwan Polres Ngawi yang sukses mengharumkan nama institusi lewat keping medali emas di ajang bergengsi Kejuaraan Pencak Silat Piala Panglima TNI 2026.
Ajang yang dihelat di GOR Manahan Indoor, Kota Surakarta, Jawa Tengah, selama empat hari pada 10–13 September 2026 tersebut menjadi panggung pembuktian bagi para prajurit TNI dan anggota Polri. Turun di Kelas B TNI/Polri Putri, Bripda Dyah tampil mendominasi hingga berhasil mengunci podium tertinggi.
Keberhasilan Polwan berprestasi ini sekaligus menjadi motor penggerak penting bagi kontingen Polda Jawa Timur. Berkat sumbangsih medali emas dari Bripda Dyah—serta total perolehan kontingen yang mencapai 6 medali emas, 1 perak, dan 4 perunggu—Polda Jatim sukses mengamankan posisi terhormat sebagai Juara Umum 2 tingkat TNI/Polri.
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi luar biasa yang ditunjukkan oleh anggotanya. Menurutnya, pencapaian ini membuktikan bahwa personel Polri mampu menyeimbangkan tugas operasional penegakan hukum yang berat dengan prestasi gemilang di bidang olahraga.
“Selamat dan sukses kepada Bripda Dyah Putriayu Diana. Ini merupakan kebanggaan bagi Polres Ngawi dan Polda Jawa Timur. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berlatih, berkembang, dan mengharumkan nama institusi,” ujar AKBP Prayoga saat dikonfirmasi, Senin (14/9/2026).
Capaian membanggakan ini tidak hanya menaikkan marwah Polres Ngawi di kancah nasional, tetapi juga menegaskan bahwa sportivitas, disiplin, dan kerja keras adalah kunci utama keberhasilan insan Polri dalam mengabdi kepada bangsa dan negara, baik di dalam maupun di luar kedinasan. [Don]








