Menutup kegiatan, Nuraeni mengingatkan para ibu agar menjadikan Posyandu sebagai bagian dari rutinitas keluarga, bukan hanya saat ada bantuan atau ketika anak sakit. “Posyandu ini milik kita bersama. Kalau ibu-ibu rutin datang, anak-anak tumbuh sehat dan desa pun ikut berkembang,” pungkasnya.
Melalui kolaborasi antara PKK, Puskesmas, dan kader Posyandu, program pelayanan dasar ini diharapkan mampu memperkuat upaya pembangunan sumber daya manusia mulai dari tingkat desa. [D’kawang]








