Menurutnya, adalah sebuah ironi jika black campaign malah dilakukan di lingkungan kampus sebagaimana yang terjadi di Lamongan.
“Itu justru tidak memberikan narasi yang baik serta tidak mendidik dalam proses perjalanan demokrasi itu sendiri “,tutur Wahyu lagi.
Ia pun berharap, black campaign yang terjadi di salah satu kampus di Lamongan tidak terjadi di Kota Kediri.
“Mari ciptakan pemilu 2024 sejuk aman dan damai.Sehingga terpilih pemimpin yang demokratis”, pungkasnya [Yud]








