Ketersediaan Stok Beras di Lamongan Aman Jelang Ramahan

  • Whatsapp

“Jika dihitung dari ketersediaan dan kebutuhan beras maka Lamongan surplus pada bulan ini. Proyeksi data kebutuhan kami menggunakan data angka konsumsi dari data Susenas 2019, 2022 triwulan satu,” jelasnya.

Proyeksi surplus sebesar 54.738,30 ton akan dijadikan stok ketersediaan menghadapi meningkatnya permintaan beras saat bulan Ramadhan tiba.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“Biasanya permintaan beras meningkat saat bulan Ramadhan, karena untuk memenuhi kebutuhan zakat dan tradisi Ramadhan seperti kegiatan megeng, tradisi ketupat lebaran yang masih aktif digelar di Lamongan,” kata Wahyudi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *