DN – Iran menegaskan bahwa jalur strategis Selat Hormuz masih terbuka bagi pelayaran internasional, kecuali untuk kapal yang dianggap memiliki keterkaitan dengan “musuh Iran”. Pernyataan ini disampaikan oleh Ali Mousavi, perwakilan Iran untuk badan maritim PBB, dalam wawancara dengan kantor berita Xinhua yang terbit Jumat.
Mousavi menjelaskan, kapal yang tidak berafiliasi dengan pihak yang dianggap bermusuhan tetap dapat melintas, asalkan berkoordinasi dengan otoritas Teheran terkait pengaturan keamanan. “Diplomasi tetap menjadi prioritas Iran. Namun, penghentian penuh agresi serta kepercayaan timbal balik jauh lebih penting,” ujarnya.








