Kesejahteraan dan Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia Dirasa Masih Dalam Mimpi

  • Whatsapp
Bangunan rumah plastik milik Suhardi

Penghasilan Tak Menentu

Penghasilan tersebut hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan tak cukup untuk membeli bahan bangunan untuk membangun rumah yang layak huni.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Kesejahteraan Dan Keadilan Sosial 2
Sosok SUhardi pemilik rumah plastik

Kisah Suhadi dan keluarganya merupakan contoh nyata dari ketimpangan sosial yang masih terjadi di Indonesia disaat korupsi makin masiv dan di tengah kemajuan jaman yang makin pesat, masih banyak masyarakat yang hidup dalam kemiskinan dan keterbelakangan. Mereka tertinggal dan membutuhkan bantuan dari pihak-pihak yang peduli.

Suhadi saat ditemui wartawan di tempat kediamannya, Dusun Sijeruk, RT 04 RW 04, Desa Tumbal, Kecamatan Comal Kabupaten Pemalang mengatakan “Bahwa menempati rumah plastik tersebut, sejak tahun 2022 awal.” Kata Suhadi

Menurutnya, penghasilannya juga tidak menentu lantaran sebagai pekerja serabutan. “Kalau ada yang nyuruh ya kerja, tapi kadang juga tidak ada pemasukan sama sekali.” ucap Suhadi

Dia juga menyampaikan bahwa rumah plastik tersebut berada ditanah peninggalan orang tuanya, layak tidak layak namun seperti ini keadaannya, ungkap Suhadi kepada wartawan.

Saat ditanya apakah pernah mendapatkan bantuan dari pihak pemerintah Desa, kata Suhadi ? Dulu pernah dengan nominal 300 ribu sebanyak 2 kali, dirinya pun mempunyai impian layaknya seperti orang lain dengan mempunyai tempat tinggal yang layak huni.

Suhadi juga menuturkan bahwa dulunya ia mempunyai rumah tinggal yang layak di Jakarta. Namun, karena kebutuhan mendesak akhirnya dijual lalu ia pindah ke kampung halamannya saat ini.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *