Hingga kini, identitas korban belum dapat dipastikan. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap siapa korban serta kronologi lengkap kejadian.
Saksi mata dalam insiden ini adalah Imam Muslih H (masinis) dan M. Yhanuar R (asisten masinis), keduanya berdomisili di Perum KAI Surabaya. Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa kantong merah berisi sembako, sepasang sandal hitam, serta sebuah topi bertuliskan “Pramuka”.








