Sementara itu, Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia, Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, Jenderal Sigit semakin yakin optimis untuk membuat kebijakan menerima difabel sebagai anggota Polri berdasarkan hasil studi komparatif.
“Polri pada tahun 2023 sebenarnya sudah melakukan rekrutmen terhadap kelompok disabilitas tapi untuk golongan ASN atau pegawai negeri pada Polri (PNPP). Dari kelompok itu kita pekerjakan di dua polda yaitu Polda Jogja kemudian di Polda Sumatera Selatan. Dari situ berproses, Pak Kapolri tambah yakin, ‘Saya minta (difabel menjadi-red) anggota Polri’,” tutur Dedi sambil menirukan perintah Jenderal Sigit padanya kala itu.
Berikut 18 personel penyandang disabilitas yang telah menjadi anggota Polri yang tersebar di Polda Polda:
1. Hemriadi – Polda Sulbar
2. Damara Prisma Suganda – Polda Jateng
3. Gibran Jayoga Maulana – Polda Aceh
4. Rendi Arif Pratama – Polda Sumut
5. M Pangestu Dirgantara – Polda Sumsel
6. Bagus Kurniawan – Polda Lampung
7. Valyano Boni Raphael – Polda Jabar
8. Afifatul Ngaliyah – Polda Jateng
9. M Rayyan Khoirul Huda – Polda Jateng
10. Dimas Ade Saputra – Polda Jateng
11. M Kresna Dutayana – Polda DIY
12. Ilzar Zulfano Febriyanta – Polda Jatim
13. Novita Fajrin – Polda Jatim
14. Achmad Fikri Octavian – Polda Jatim
15. Warhana Nandyu – Polda Kaltim
16. Bayu Satya Amanah – Polda Sulteng
17. I Komang Alvin Pramudita – Polda Papua Barat
18. Nur Fatia Azzahra – Polda Kep. Babel








