Kenali Data Desil: Penentu Prioritas Penerima Bansos di Desa

  • Whatsapp

Bantuan lainnya dari Kemensos: mengutamakan Desil 1–5 melalui asesmen

Dengan penerapan sistem ini, diharapkan proses penyaluran bantuan sosial dapat berlangsung lebih objektif, adil, dan transparan sesuai dengan kondisi ekonomi warga.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Tantangan di Tingkat Desa

Pemerintah desa kini mulai menggunakan data desil sebagai dasar dalam mendata dan menyeleksi warga penerima bansos. Sistem ini diperkuat dengan pendataan melalui DTSEN (Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional), yang menggantikan DTKS sebelumnya, serta survei lapangan yang melibatkan aparat desa dan relawan.

Meski begitu, belum semua masyarakat memahami bahwa posisi desil bersifat dinamis dan bisa berubah sesuai dengan perkembangan kondisi ekonomi rumah tangga. Oleh karena itu, warga diimbau untuk aktif melaporkan perubahan seperti kehilangan pekerjaan, sakit menahun, atau perubahan tanggungan keluarga, agar data mereka dapat diperbarui oleh petugas desa.

Pentingnya Memahami Desil

Desil bukan sekadar angka. Ia mencerminkan realitas sosial ekonomi keluarga, dan menjadi faktor kunci dalam sistem perlindungan sosial pemerintah. Dengan memahami posisi desil masing-masing, warga dapat mengetahui peluang mereka dalam menerima bantuan sekaligus mendorong transparansi dalam pelayanan sosial di tingkat desa. [IRF]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *