“Penginnya sih lancar, harganya standar. Ini sih Rp.18 ribu, kalau di warung warung eceran bisa Rp.20 ribu bahkan ada yang jual Rp.25 ribu katanya,” ujarnya.
Meskipun di satu lokasi pangkalan gas elpiji, seorang pria yang mengaku warga Desa Pendowo mendapatkan selisih harga lebih tinggi dibandingkan dengan emak emak. Dia pun hanya bisa membeli satu tabung walaupun membawa dua tabung kosong.
“Hanya satu tabung, harga Rp.20 ribu. Biasanya podo bae (sama saja/red),” ucap seorang pria yang tak mau disebut namanya.
Sementara itu, Muyasaroh sang pemilik pangkalan gas elpiji di RT 5 RW 5 Desa Pendowo, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang mengungkapkan menjual gas tabung melon itu bervariatif mulai Rp.16 ribu hingga Rp.20 ribu.
“Hari biasa Rp.16 ribu. Hari ini ada yang Rp.16 ribu, Rp.18 ribu, ada yang ngasih uang Rp.20 ribu,” ungkapnya.








