Lebih lanjut, Emil menegaskan bahwa Pemprov Jawa Timur akan terus mendukung kegiatan olahraga, terutama yang berkontribusi pada pembentukan karakter generasi muda. Ia mengajak kaum muda untuk lebih aktif dan tidak terjebak dalam budaya malas gerak (mager). “Olahraga bukan hanya soal menang dan kalah, tapi juga tentang keberanian, ketangguhan, dan kesiapan menghadapi tantangan,” imbuhnya.
Jawa Timur, Lumbung Atlet Shorinji Kempo
Ketua PB Perkemi, Laksdya (Purn) Agus Setiadji, menyebut bahwa Indonesia merupakan kekuatan besar dalam dunia Shorinji Kempo, dengan lebih dari 210 ribu anggota, dan 21 ribu di antaranya berasal dari Jawa Timur. Ia optimistis bahwa Jawa Timur akan meraih medali emas pada PON 2028, meski ajang tersebut akan digelar di NTB dan NTT.
“Kami akan terus mendorong pembinaan atlet melalui pelatihan nasional dan kejuaraan tingkat dunia. Kami juga tengah mempersiapkan Kejurnas di Kudus dan event internasional untuk pelajar dan mahasiswa,” ungkap Agus.
Kategori Kejuaraan dan Harapan Masa Depan
Ketua Panitia Pelaksana, Hari Winarko, menjelaskan bahwa Kejurprov ini mempertandingkan tiga kategori utama:
- Kategori Pemula yang memperebutkan Piala Bupati Tuban
- Kategori Remaja dengan Piala Ibu Asuh Perkemi Jawa Timur
- Kategori Dewasa yang memperebutkan Piala KONI Jawa Timur
Di akhir sambutannya, Emil Dardak memberikan pesan inspiratif kepada para atlet muda: “Keberanian kalian untuk bertanding adalah langkah awal menuju kesuksesan. Sportivitas dan semangat juang harus tetap dijaga karena kalian adalah calon pemimpin masa depan!”.








