AKBP Bimo Ariyanto menambahkan, lahan seluas 21 hektare ini akan dibagi dan sebagian besar ada di Desa Gadungan untuk jangka pendek. Sedangkan, jangka menengahnya di Desa Ringinrejo pada bulan Desember 2024 dengan luas 90 hektare yang akan ditanam jagung.
Disinggung mengenai alasan memilih tanaman jagung, ia menyebut bahwa dalam rangka mendukung makan siang bergizi, komoditas harga telur akan terus dipantau.
“Jadi harga telur ini bergantung harga jagung, jika melonjak otomatis harga telur melonjak. Sebaliknya ketika stabil dan turun akan mendukung program makan siang gratis terkait ketersediaan protein dalam hal telur ayam,” ungkap Kapolres Kediri. [Yud]








