Sejumlah karya dari berbagai periode turut ditampilkan, antara lain *Persembahan untuk Bathara Guru (1999), Komidi Putar Pasar Malam (2010), Tahta untuk Petruk (2015), Realis yang Semurni-murninya (2018),* serta *Kopiah Pertama yang Dilukis Nasirun (2023).* Karya-karya tersebut menggambarkan perjalanan Nasirun dalam memadukan tradisi, spiritualitas, serta refleksi terhadap kehidupan sosial melalui bahasa seni kontemporer.
*Pameran “Bersimpuh di Kaki Para Guru” dapat dikunjungi masyarakat mulai 13 September hingga 11 Oktober 2026.* Pameran dibuka *Selasa–Kamis pukul 10.00–18.00 WIB* serta *Jumat–Minggu pukul 10.00–20.00 WIB*, sedangkan *setiap Senin tutup.*








